Pengalaman Tersiksa Karena Herpes

Herpes



Mengenang pengalaman pribadi saat terkena penyakit herpes yang sangat menyiksa dan mengganggu rutinitas.

Gara-gara meminjam sweater teman yang tidak ku ketahui sedang terkena penyakit herpes.

Pertama-tama gejala ini kurasakan, aku kira hanya gatal-gatal biasa karena biang keringat.

Tapi kok terasa makin panas dan seperti terkena penyakit kuman air.

Kebetulan, pertama kali penyakit ini tumbuh pas di dada sebelah kiri.
Yang notabene berdekatan sekali dengan jantung.

Sekali penyakit ini menggeliat, rasanya jantung ini seperti diremas-remas dari dalam.

Kemudian tumbuh lagi koloni barunya di punggung sebelah kiri.

Yang membuat tulang punggung ini serasa ngilu dan sakit seperti kejadian di masa lalu saat kena santet.

Sudah jantung serasa diremas-remas, tulang punggung di siksa, ditambah lagi bila tergesek kain dari pakaian ysng dipakai,
Puting susu ini serasa ngilu.
Akhirnya terpaksa untuk sejitar puting susu di dada sebelah kiri ditempeli kain kasa, dan kalau bekerja ditempeli byebye papers (anti demam buat bayi yang biasa ditempel di kening).

Setelah bolak-balik ke dokter dan diberi berbagai obat berupa salep, namun tak kunjung sembuh.

Akhirnya saya coba menceritakan penyakit yang ku derita ini kepada teman.
Yang kemudian menanyakan obatnya kepada neneknya di kampung.

Kemudian saya disarankan untuk menumbuk kunyit dan menambahkan sedikit garam.
Kemudian dipopokkan ke kulit yang terdampak herpes lalu ditutup pake plastik kemudian kain kasa.

Langsung terasa jeletit-jeletit nikmat, yang membuat rasa panas dan gatalnya hilang.
Dan akhirnya malam itu aku bisa tidur nyenyak sampai pagi.
Kemudian esok harinya reman ku datang lagi membawa satu kantong tumbuhan ini.





Namanya Daun Dewa atau Sangjo.

Yang banyak tumbuh subur di sekitar kita.
Dan karena kita tidak tahu kalau ternyata tumbuhan ini memiliki khasiat, kita sering mencabut dan membuangnya.

Nenek dari temanku menyarankan agar tumbuhan ini dibersihkan, kemudian ditumbuk, lalu ditempelkan menutupi seluruh kulit yang terkena herpes.
Ditutup pakai plastik, kemudian kain kasa dan direkatkan.
Tujuannya agar air dari hasil tumbukkan tumbuhan ini meresap ke dalam kulit.

Rasa panas efek virus herpes yang bergerilya menjadi berkurang.
Dan setelah dua hari, remasan-remasan disekitar jantung dan tulang punggung juga berkurang.

Setelah beberapa hari, melakukan cara pengobatan dengan menggunakan tumbuhan ini, luka dikulit karena herpes pun makin mengering dan akhirnya sembuh.

Hanya meninggalkan sisa-sisa luka pada kulit yang mirip bekas penambangan liar freeport.

Hahahahaha...

Terimakasih untuk Ilham dan Neneknya,
atas bantuannya.

Semoga Allah SWT membalas kebaikkan kalian.

Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wajib Tahu Tentang (Kepolisian Republik Indonesia)

BAYU